Sun hye keluar dari dapur berbarengan dengan kedatangan rain ditoko.
Ternyata pertemuan Rain & Sun Hye bukanlah kebetulan,melainkan Rain telah merencanakan itu sejak awal.
Meskipun ia(Rain)jarang sekali berkomunikasi dengan seseorang,tetapi ia berusaha menjauhkan sikap itu darinya.
"selamat datang,adik kecil apa kau mau bermain denganku"sapa so min dengan lembut,disisi lain kim bum masih ragu untuk keluar.
"apa yang terjadi padaku,ternyata ini lebih sulit dari yang telah aku lakukan sewaktu syuting"gumamnya,memberanikan diri untuk keluar.
Dengan raut wajah yang terus memikirkan sepertinya ia pernah bertemu dengan pria itu,tetapi ia tidak ingat pernah bertemu dengannya dimana.
Karena penasaran sun hye pun menghampirinya.
"apa sebelumnya kita pernah bertemu?"tanya sun hye
"aku rasa kita pernah bertemu ditaman"
"ternyata kau benar. . . ."
"bagaimana kau bisa bekerja di tempat ini,menurutku penampilan dan sikapmu tidak seperti. . .rakyat biasa"ujar rain
Sun hye tersedak setelah mendengar perkataan rain,ia pun mengambil coffe rain.
Ternyata yang diminum sun hye adalah coffe panas,ia pun terus mengipasi lidahnya dengan tangannya.Karena merasa tidak nyaman melihat sun hye,rain pun memberkan segelas air putih pada sun hye.
"apa kau sudah tidak apa2?"
"aku tidak apa apa
"apa yang kau bicarakan,kalau aku orang kaya mungkin aku tidak akan ada disini"
. . . . .
"so min aku ingin berbicara denganmu,apa kau tidak keberatan!"
"apa yang ingin kau katakan"
Mereka pun bersenang-senang bersama.Karena merasa iri dengan kedekatan so min dan anak laki2 itu kim bum pun terus memisahkan mereka berdua(jadi inget film bbf).
Ketika mereka sampai di suatu tempat,tanpa disengaja so min melihat seorang pria yang sangat ia kenal.Tanpa membuang2 waktu so min pun menghampirinya.
"bagaimana kau bisa ada disini"tanya so min*memeluk pria itu
"perempuan memang sangat menyebalkan. . . . "ucap kim bum dan bocah itu berbarengan.Karena merasa bosan kim bum mengajak bocah itu untuk meninggalkan tempat itu."ayo kita pergi"
. . . .
Beberapa jam kemudian
jam sudah menunjukkan malam hari,tetapi mereka tak kunjung pulang.Karena merasa cemas,rain pun mencoba mencari mereka.
Sun hye dan rain pun terus mencari mereka,tetapi hampir semua tempat telah mereka datangi dan tidak juga menemukan mereka.
Sampai akhirnya
beberapa gang dari toko rain bertemu dengan kim bum sedang menggendong anak kecil itu yang sedang tidur.
"berikan taemin padaku"ujar rain
Setelah itu kim bum pergi tanpa berbicara apapun.
"sepertinya aku harus segera pergi"ujar sun hye
"apa lain kali kau mau pergi bersamaku"
"baiklah,sampai jumpa"
Keesokan harinya
Ketika sun hye sedang lari pagi ditaman ia melihat
sekelompok orang sedang berkumpul.
Karena penasaran sun hye pun menghampirinya.
"maaf,apa yang mereka lakukan ditempat ini. . . "
"akan ada syuting ditempat ini,dan artis lee hyuna akan bermain di tempat ini. . . "
"ow. . . "
. . . .
"kakak darimana kau.Aku sangat khawatir dengan keadaanmu,apa kau tidak apa2. . .siapa orang yang bersama kakak itu?,sepertinya aku belum pernah melihatnya"tanya sun hye panjang lebar.
"mengapa kau terus saja bicara,bagaimana aku bisa menjawab semua pertanyaanmu itu"
"kakak. . ."
Ternyata pria yang bersama so min adalah pria yang akan menjadi pasangan hidupnya.Sebenarnya sudah lama mereka merencanakan hal itu,tetapi karena taemin harus menyelesaikan wamil semua rencana itu pun harus ditunda.
"kak biar aku saja yang mengantarkan pesanan ini"
Karena kim bum merasa tidak nyaman dengan keberadaan so min dan taemin,kim bum pun memutuskan untuk membantu sun hye.
Ternyata mereka berdua harus mengantarkan pesanan itu kesebuah tempat dimana orang yang mereka benci berada disana.
Ketika kim bum ingin memberikan pesanan itu,tanpa disengaja ia mendengar pembicaraan hyuna dan ternyata orang yang selama ini menyebarkan berita buruk itu adalah dirinya(hyuna).
"permisi nona,ini pesanan cake untuk anda"
"kenapa kau masih disini,cepat kau pergi"
"ternyata kau masih belum juga berubah,apa kau tidak mengenaliku"ujar kim bum*membuka topinya,hyuna terdiam dan tak tahu harus berbicara apa.
"aku sudah tahu tentang dirimu,sebaiknya kau segera mengkonfirmasi semua berita itu"
"apa yang sedang kau bicarakan,aku tidak mengerti"berusaha mengelak.
"baiklah,kalau kau tidak mau melaukanya biar aku saja yang akan memberikan bukti ini"
"ba. . .ba. . .iklah,baiklah aku akan mengatakannya"
Ketika kim bum dan sun hye sedang berbicara dengan hyuna,dari sisi lain sun hye datang menghampiri mereka berdua.
"ayo kita pergi dari sini"
"siapa perempuan itu,apa dia kekasih barumu"
"mana mungkin gadis aneh seperti dia menjadi kekasihku"
"apa. . . .kau bilang aku gadis aneh"memukul kepala kim bum*meninggalkan tempat itu
"bagaimana dia bisa kenal artis cantik lee hyuna,atau jangan2. . . . .sudahlah mengapa aku mengurusi masalah itu"
keesokan hainya. . . .
Hari ini rain berencana untuk menemui sun hye,tetapi ketika ia sampai di toko ternyata disana tidak ada orang dan toko pun tutup.
ketika rain ingin pergi ternyata dihadapanya sudah ada sun hye.
"kakak,bagaimana bisa kau ada dsini. . . "
"apa kita bisa pergi sekarang"
"kebetulan sekali kakak ada disini,aku baru saja ingin pergi. . . . .ayo kita pergi"
. . . .
Mereka berdua memutuskan untuk pergi ke sebuah taman hiburan.
Ketika sampai disana sun hye mencoba mengajak rain bermain,tanpa merasa aneh sun hye pun menarik tangan rain.
Ketika mereka hampir sampai didepan sebuah wahana,ternyata disana mereka berpapasan dengan ibu tiri sun hye.Mereka pun terkejut.
Karena merasa bertanggung jawab dengan keadaan sun hye,Rain menarik tangan sun hye dan lari bersamanya.
Disi lain ibu sun hye memerintah pengawalnya untuk mengejar mereka.
"kakak,mengapa kau menolongku"
"diamlah,kalau kau terus berbicara mereka akan tahu dimana tempat kita bersembunyi"
beberapa saat kemudian,kelihatannya mereka sudah meninggalkan tempat itu.Rain pun keluar untuk memastikan keadaan diluar.
"keluarlah. . . "
"kakak. . . .mengapa kau membantuku"
"soal itu,sudahlah yang penting tidak terjadi apa2 padamu"
"aku akan mengantarkanmu pulang"
. . . . .
Hari yang ditunggu2 pun datang.
Hari ini adalah hari pernikahan so min.Sebenarnya kim bum tidak akan pergi kepesta itu tetapi karena ia tidak ingin dianggap pengecut kim bum pun memberanikan untuk datang.
Gedung pernikahan
"aku ingin sekali melihat kakak bahagia,apa kau setuju dengan ucapanku"
"apa maksudmu berbicara seperti itu"
Kim bum pun meninggalkan tempat itu.Beberapa saat kemudian setelah itu,Sun hye menemukan kim bum yang sedang mabuk.Karena tidak ingin menelantarkannya,dengan terpaksa sun hye mengeluarkan segala tenaganya untuk menggendong kim bum.
"apa yang sudah kau perbuat pada dirimu,mengapa kau sampai seperti ini"
keesokan pagi
"ayah aku masih ingin tidur.mengapa aku bisa ada ditempat ini,astaga badanku. . . "
"ternyata kau sudah bangun"
"kau. . .apa kau sudah tidak apa2"
Ketika sun hye sedang berbicara dengan kim bum dari balik pintu datang seseorang yang sangat sun hye kenal.
"maaf nona ada sesuatu yang ingin saya sampaikan pada anda. . ."
"apa itu,apa terjadi sesuatu pada ayah?"
"maafkan saya nona,saat ini tuan besar sedang tidak sadarkan diri dan tuan masih dirawat di rumah sakit"
sun hye pun tidak bisa menahan air matanya,karena terlalu khawatir sun hye pun segera menemui ayahnya.
Tanpa berfikir panjang sun hye pun langsung berlari menuju rumah sakit.
Karena merasa khawatir dengan sikap sun hye barusan dan kim bum tidak ingin terjadi sesuatu padanya.Kim bum pun berusaha menyusul sun hye menggunakan mobilnya.
"sun hye berhentilah,aku akan menemanimu"
sun hye berhenti dan menuju mobil kim bum.
Ketika sun hye sampai di rumah sakit,ia langsung menuju ruang tempat ayahnya berada.
Karena ayah sun hye belum boleh ditemui,sun hye pun tidak di izinkan masuk.
Sun hye masih belum bisa menahan kesedihannya,ia pun terduduk.Kim bum berusah menenangkan sun hye.
"sudahlah. . . ."memeluk,mengelus kepala sun hye.Dari arah lain rain datang dan menyingkirkan sun hye darinya.
"lepaskan pelukanmu dari nona. . .apa kau tidak apa2"
. . . .
Beberapa saat setelah itu
sun hye pun diperbolehkan masuk kedalam ruangan.
"apa yang terjadi pada ayah,aku sangat khawatir"
"ayah sudah tidak apa2 dan kau sudah tidak usah khawatir"
Beberapa hari kemudian
Sun hye meminta ibunya untuk bertemu dengannya.
"apa kau puas dengan apa yang terjadi saat ini"
"maafkan perbuatanku,selama ini aku telah salah mengartikan kebaikan ayahmu"
"baiklah,karena sekarang kau sudah mengerti aku memintamu untuk menjauh dari keluarga kami"
"maafkan kesalahanku,berilah aku kesempatan untuk memperbaiki ini semua.Saat ini aku sedang mengandung anak ayahmu,berilah aku satu kesempatan lagi"
"baiklah,aku melakukan hal ini karena aku tidak ingin anak ayahku terlantar olehmu"
"aku ingin menemui ayahmu dirumah sakit,apa kau mau berangkat bersamaku"
Rumah sakit
"ayah aku datang"
"bagaimana kalian bisa datang bersama"
"tadi kami sudah merencanakan ini semua,bagaimana dengan keadaan kamu"jawab ibu sun hye
"ayah. . .aku ingin ayah segera sembuh dan kita bisa berkumpul kembali"
. . . .
Sun hye meninggalkan rs dan memutuskan untuk menemui pemilik toko.
Karena semua sibuk dengan kesibukannya masing2 dan tidak ada yang mengurus toko,sun hye pun berencana untuk mengosongkan tempat itu.
Ketika sampai ditoko ia bertemu dengan kim bum yang tidak tahu sedang apa ia disana.
"mengapa ini seperti mimpi yang datang begitu saja"
"sedang apa kau disini"
"ada yang ingin aku bicarakan padamu. . ."
"apa itu,bicaralah"
"aku ingat sekali ketika kita berusaha membuat sebuah cake pertama yang pernah kita buat,kau selalu memberiku semangat untuk membuatku merasa lebih baik,aku ingat ketika kau menggendongku disaat aku tidak sadarkan diri dan aku merasakan sesuatu ketika kau menangis dipelukanku. . . .aku baru sadar tentang posisimu di diriku,aku ingin sekali mencintaimu"
"apa maksudmu berbicara seperti itu"tanya sun hye,merasa aneh.Kim bum pun memeluk sun hye
"aku ingin kau mengetahui isi hatiku"
"lepaskan,aku tidak ingin mendengar perkataan itu. . . . .aku masih belum siap mendengar semua itu,maaf aku harus pergi"
dari arah lain rain datang dan menghalangi kim bum mendekati sun hye.
"aku tidak ingin melihatmu mendekati nona sun hye,aku tidak akan
membiarkanmu menyakiti hati nona"
sun hye pun masuk kedalam bus,setelah sun hye masuk rain pun memasuki bus yang sama.
"Apa kau tidak apa2"tanya rain
"mengapa kau bisa bicara seperti itu setelah apa yang telah kau lakukan padaku"
"maafkan aku soal itu,aku tidak bisa memberitahukan itu sejak awal"
"mengapa kau tidak memikirkan perasaanku saat itu,apa. . . .sudahlah ketika kita turun dari bus ini aku harap apa yang pernah terjadi saat itu tidak pernah terjadi"
7 tahun kemudian
Keadaan keluarga sun hye pun berubah,setelah apa yang ia alami sebelumnya berakhir ia harus di repotkan lagi dengan kenakalan adik lelakinya yang selalu membuat sun hye tidak bisa berpikir.
Hubungan sun hye dengan Rain dan Kim bum pun membaik tetapi ia belum juga bisa memutuskan diantara mereka berdua.
. . . . . .The End. . . . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar